Strategi Pembelajaran

Dosen Pengampu: Farninda Aditya M.Pd.

Nama   : Nisha Putriani

NIM    : 11901309

Kelas   : PAI 4 E

Makul  : Magang1

Tema   : Strategi Pembelajaran

STRATEGI PEMBELAJARAN

Strategi pembelajaran merupakan struktur penting dalam pendidikan, karena jika tidak ada strateginya maka akan mempersulit guru dalam melakukan proses pembelajaran di kelas. Pembelajaran menjadi tidak efektif karena kurang bahkan tidak adanya strategi yang dilakukan oleh guru. Maka disini akan membahas strategi pembelajaran, pengertian strategi dan pengertian pembelajaran setelah itu lanjut pada strategi pembelajaran apa-apa saja.

1.      Pengertian Strategi

Strategi merupakan cara-cara yang baik dan menguntungkan dalam suatu tindakan. Istilah strategi berasal dari Yunani, yaitu strategia, strategi merupakan sebuah perencanaan yang panjang untuk berhasil dalam mencapai suatu keuntungan. Dari bacaan yang saya sudah baca ada menurut J. Salusu strategi sebagai suatu senimenggunankan kecakapan dan sumber daya untuk mencapai sasarannya melauihubungan yang efektif dengan lingkungan dan kondisi yang paling menguntungkan. Dalam pembelajaran dikelas, tugas guru yang paling utama adalah bagaimana caranya mengkondisikan lingkungan atau suasana dan strategi yang baik dan efektif agar menunjang terjadinya perubahan perilaku bagi peserta didik.

Strategi merupakan perencaan, langkah dan rangkaian untuk mencapai suatu tujuan, maka dalam pembelajaran guru harus membuat suatu strategi pembelajaran yang baik dan juga efektif serta terencana. Strategi juga harus dilakukan melalui beberapa langkah-langkah atau beberapa prosedur bukan hanya semata-mata membuat strategi pembelajaran tetapi juga harus memikirkan dan menyusun strategi yang tepat dan dapat diterima oleh peserta didik.

2.      Pengertian Pembelajaran

Belajar dan pembelajaran merupakan suatu hal yang saling berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan pendidikan di sekolah. Belajar dan pembelajaran dikatakan sebagai bentuk pendidikan yang interaktif atau interaksi antara guru dan siswa. Kegiatan belajar mengajar ini untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan sebelumnya. Setelah mengajar, belajar pada hakikatnya adalah suatu proses yaitu suatu proses menata dan menyusun lingkungan sekitar siswa agar dapat menumbuhkan dan mendorong siswa untuk berbuat dalam proses pembelajaran. Pembelajaran disebut juga proses yang memberikan bimbingan atau bantuan kepada siswa dalam proses belajar. Peran guru sebagai pembimbing dimulai dari banyaknya siswa yang bermasalah. Tentu banyak perbedaan dalam belajar, misalnya ada siswa yang dapat memahami materi pelajaran, dan ada siswa yang memahami dan mencerna materi pelajaran dengan lambat. Proses pembelajaran ditandai dengan interaksi adalah sebuah kesadaran target atau individunya dalam melakukan. Interaksi ini berasal dari pendidik (guru) dan kegiatan belajar bertahap siswa, melalui tahapan dalam melakukan suatu proses pembelajaran, menghadapinya secara sistematis dan kritis, dan mengevaluasi diri sendiri untuk melatih diri.

Belajar tidak dilakukan dalam semalam, tapi melewati tahapan-tahapan tertentu. Dalam pembelajaran, seorang guru merasa nyaman bagi siswa untuk belajar dengan baik. Interaksi ini tentunya akan menghasilkan proses belajar yang efektif dan optimal seperti yang diharapkan. Sederhananya, pembelajaran dapat dipahami sebagai hasil dari interaksi berkelanjutan antara pemahaman dan pengalaman hidup. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan ada dua antara guru dan siswa. Tingkah laku guru adalah mengajar, dan perilaku siswanya adalah belajar. Perilaku mengajar dan perilaku belajar hal ini tidak terlepas dari materi pembelajaran. Oleh sebab itu, pembelajaran ada dasarnya adalah kegiatan yang direncanakan, kondisi atau menginspirasi seseorang untuk belajar dengan baik dan melakukan aktivitas pembelajaran ini mengarah pada dua kegiatan utama, yaitu bagaimana siswa dan siswi mengambil tindakan untuk mengubah perilaku melalui kegiatan belajar dan bagaimana siswa dan siswi melakukan tindakan menyampaikan pengetahuan melalui kegiatan pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, pengertian pembelajaran adalah perilaku dari luar belajar, dan belajar adalah perilaku belajar dari dalam diri seorang pelajar atau siswa dan siswi.

3.      Pengertian Strategi Pembelajaran

Sudah mengetahui pengertian strategi dan pembelajaran maka sekarang lanjut ke pembahasan tentang pengertian strategi pembelajaran. Menurut Mulyasa strategi pembelajaran yaitu strategi yangdigunakan dalam pembelajaran, seperti diskusi, pengamatan dan tanya jawab, sertakegiatan lain yang dapat mendorong pembentukkan kompetensi peserta didik. Menurut Hilda Taba strategi pembelajaran adalah urutan atau pola perilaku guru untuk dapat mengakomodasi semua varibel pembelajaran secara sadar dan sistematis. Setiap perubahan yang terjadi pada tingkah laku yang relatif tetap dan terjadi sebagai hasil latihan atau pengalaman disebut belajar. Dua konsep tersebut menjadi terpadu dalam satu kegiatan pada waktu terjadi interaksi antara guru dan siswa yang sama-sama aktif dalam proses pembelajaran dikelas. Strategi pembelajaran adalah keseluruhan dari segala kegiatan yang melibatkan pendidik dan peserta didik dalam mewujudkan suatu proses pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan, secara efektif dan efisien terbentuk oleh paduan atau cara antara urutan kegiatan, metode dan media pembelajaran yang digunakan, serta waktu yang digunakan pendidik dan peserta didik dalam kegiatan proses pembelajaran dikelas atau lingkungan pendidikan. Implentasi strategi pembelajaran dalam pendidikan diantaranya:

1)      Strategi dalam proses pembelajaran merupakan suatu rencana atau tersusun dan terstruktur yang dipersiapkan secara sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan-tujuan dalam proses pembelajaran

2)      Strategi merupakan suatu perbuatan guru sebagai pendidik dan siswa sebagai peserta didik di dalam mewujudkan suatu proses pembelajaran. Pola ini menunjukkan macam dan urutan perbuatan yang ditampilkan guru dan peserta didik di dalam bermacam-macam kegiatan proses pembelajaran.

3)      Strategi pembelajaran merupakan suatu keputusan bertindak atau perbuatan dari guru dengan menggunakan keahlian guru dan sumber daya pendidikian yang tersedia untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan melalui hubungan yang efektif antara lingkungan dan kondisi yang saling menguntungkan.

4)      Strategi pembelajaran merupakan garis besar bertindak dalam mengelola proses kegiatan belajar mengajar atau proses pembelajaran untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran yang baik, efektif dan efisien.

4.      Komponen-Komponen Strategi Pembelajaran

a)      Urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru yaitu urutan kegiatan pendidik dalam menyampaikan isi atau inti dari pelajaran kepada siswa sebagai peserta didik.

b)      Metode pembelajaran, yaitu bagaimana cara pendidik mengorganisasikan atau menggunakan materi pelajaran dan peserta didik agar terjadi proses belajar secara efektif dan efisien

c)      Media pembelajaran, yaitu media apa yang akan digunakan oleh guru sebgai pendidik seperti; peralatan dan bahan/alat yang akan digunakan pendidik dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran misalnya karton, kertas, papan tulis, powerpoint, menampilkan video, infokus atau layar proyektor.

d)     Waktu yang digunakan oleh pendidik dan peserta didik dalam menyelesaikan setiap langkah dalam kegiatan pembelajaran, guru juga harus bisa mengatur waktu yan tepat dalam melakukan proses pembelajaran di kelas, menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

5.      Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran

1)      Ceramah

Metode ini adalah guru menuturkan atau menjelaskan materi secara lisan atau langsung dan peserta didik sebagai siswa hanya mendengarkan guru tersebut menjelaskan materi.

Kelebihan strategi pembelajaran, metode ceramah

a)      Staregi ini adalah metode yang mudah dilakukan tanpa adanya media yang digunakan

b)      Dapat menyajikan materi pelajaran secara luas dan lebih detail kepada siswa

c)      Guru dapat mengontrol keadaan kelas dengan lebih mudah.

Kekurangan strategi pembelajaran, metode ceramah

a)      Materi yang dapat dipahami siswa hanyalah apa yang diajarkan dan dijelaskan guru di dalam kelas

b)      Tidak ada peragaan khusus dari setiap materi yang disajikan karena hanya terpaku pada materi tanpa disertai media pembelajaran yang digunakan

c)      Siswa juga sering merasa bosan jika guru tidak memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan siswa akan sering merasa mengantuk karena metode yang digunakan ceramah.

d)     Lebih sulit untuk mendeteksi tingkat pemahaman siswa karena dalam strategi, metode ceramah ini yang lebih aktif adalah guru bukan siswa, siswa hanya mendengarkan saja.

2)      Demonstrasi

Strategi demontrasi ini adalah jenis metode yang menyajikan materi pelajaran kepada siswa dicampur dengan penjelasan dan keaktifan siswa, tidak hanya guru saja.

Kelebihan strategi pembelajaran, metode demonstrasi

a)      Siswa tidak akan ketinggalan pemahaman karena penjelasan disertai dengan latihan

b)      Proses pembelajaran juga akan lebih menarik karena siswa tidak hanya mendengarkan tetapi ikut serta aktif dalam proses pembelajaran di kelas.

c)      Dengan proses mengamati, siswa dapat mengembangkan pola berpikirnya dalam menghubungkan antara teori dan praktik dapat memecahkan masalah yang ada.

Kekurangan strategi pembelajaran, metode demonstrasi

Memerlukan persiapan dan kesiapan yang lebih matang dari segi bahan atau media pembelajaran, peralatan dan juga bahan dan tempat. Karena jika tidak, justru akan berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran. Hal tersebut hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus yang harus dimiliki oleh setiap guru yang mengajar dan menjadi tuntutan bagi guru tersebut.

3)      Diskusi

Strategi dengan metode diskusi ini merupakan jenis metode yang menghadapkan siswa pada suatu masalah untuk menemukan solusi yang tepat terhadap permasalahan yang di dapatkannya.

Kelebihan strategi pembelajaran, metode diskusi

a)      Dapat merangsang dan menuntut siswa untuk berpikir lebih kreatif dan aktif dalam memecahkan masalah

b)      Dapat melatih siswa dalam mengungkapkan pendapatnya dan menanggapi pendapat temannya

c)      Dapat melatih siswa untuk saling menghargai sudut pandang baik teman-temannya yang memiliki pendapat yang berbeda-beda

Kekurangan strategi pembelajaran, metode diskusi

a)      Kegiatan diskusi seringkali hanya dikuasai oleh orang-orang tertentu biasanya anak-anak atau peserta didik yang mempunyai ambisi yang kuat dan pintar maka dia akan menonjol dalam melakukan proses pembelajaran diskusi

b)      Dapat memberikan kesimpulan dalam suatu pelajaran, karena topiknya bisa lebih luas dan kuasai

c)      Seringkali ada perbedaan pendapat yang berujung pada emosi bagi setiap siswa, tapi ini sering dianggap menunjukkan emosi yang positif karena melatih merekan untuk berdebat tapi memperdebatkan masalah baik dalam belajar dan memecahkan masalah tersebut serta melatih mereka untuk bisa mengontrol emosinya

d)     Perlu waktu lama untuk mempelajari suatu mata pelajaran tertentu.

4)      Metode Simulasi

Strategi dengan metode ini merupakan metode yang menghadirkan situasi tiruan, atau sebelum melakukan proses yang sebenar-benarnya, yang dimaksudkan agar setiap siswa memahami konsep dan juga materi yang disampaikan.

Kelebihan strategi pembelajaran, metode simulasi

a)      Dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi suatu keadaan yang sebenarnya.

b)      Dapat mengembangkan sisi kreatif seorang siswa saat melakukan proses pembelajaran.

c)      Dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri mereka

d)     Dapat meningkatkan semangat belajar siswa dalam melakukan proses pembelajaran

Kekurangan strategi pembelajaran, metode simulasi

Ada beberapa faktor psikologis siswa, misalnya rasa malu ketika sedang melakukan simulasi tersebut dan tingkat percaya diri yang kurang pada diri mereka.

Referensi:

Nur Nasution, Dr. Wahyudin. Strategi Pembelajaran. Oktober 2017; Medan. PERDANA PUBLISHING.

Komentar